BUKA BERSAMA (BUBER)

tidak dipungkiri lagi masa liburan adalah momen kebahagiaan untuk menghilangkan rasa penat di pikiran, nah liburan kali ini saya sibukkan untuk acara momen buber bersama anak-anak yang mau ikut.  pagi itu saya mencari segerombolan anak yang sedang tidak mengikuti buber padahal hari minggu padat sekali undangan bagi anak-anak untuk mengikuti undangan ada yang mengikuti bu dullah ada yang ikut YAYAsan, antara kedua kubu yang besar tersebut saya dikalahkan oleh orang-orang, ya dak papa saya tidak kecewa sedikitpun toh masih banyak anak juga disebrang gg. yang belum mengikuti buber. sore setelah sholat ashar saya ditunggu sama afi dan putri yang sudah saya bilangin jauh-jauh sebelum orang lain ngundang, kemudian saya mencari 4 anak lagi karena saya ditugasi mencari 6 anak, saya carikan di Gg sebelah dapat 2 anak adek kakak setelah itu saya kilingan pernah ngajak Dimas langsung saya datangi rumahnya dimas dikala itu anaknya PURA-pura sakit dengan terpaksa saya paksa saja lewat ortunya, mau dia karena bujukanQ tidak bisa di TOLAK. 

berangkat… menuju mobil yang ngantarkan kami ke tempat BUBEr, sampai disana tempatnya saya kira tidak asing lagi karena tahun kemaren saya pernah mendatangi dalam acara yang sama. di rumahnya pak SAMSUL yang hari ini cara berbeda dengan tahun kemaren dikemas dalam acara PAGUYUBAN MADIUN (PAGUMA), meskipun demikian saya tetap bahagia dan senang sekali mengikuti acara tersebut karena sebelum berbuka ada acaranya yang lumayan padat dan ditutup oleh pencerama USTAD MUZAYYIN yang beliau menerangkan tentang perjalanan.

beliau mengatakan kita sesungguhnya berjalan itu menuju utara karena dalam kehidupan kita melihat TOWAF KA’BAH berjalan keutara, SA’I berjalan keutara, lempar jumra dari selatan ke utara, perjalanan nabi dari masjidil haram ke masjidil aqsha dari selatan ke utara, dan wafatnya nabi yaitu dimadinah padahal lahirnya nabi di MAKKAH itu juga berjalan dari selatan keutara. apa artinya ini kalau kita melihat peta arah utara itu tempatnya di atas berarti secara tidak langsung kalau kita selamat di dunia dan akhirat kita harus berjalan keatas (menuju ALLAH SWT). 

beliau juga menerangkan tentang Bulan Ramadhan adalah bulan yang dipenuhi oleh berkah yang berlimpah yang khusus disajikan Allah SWT kepada hambanya yang mau bertakwa kepadanya. Dimana pada bulan ini akan diberikan kelimpahan rahmat, magfirah serta ampunan. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, dimana Ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Awal bulan Ramadhan adalah Rahmah, pertengahannya Maghfirah dan akhirnya Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka)”.

Selain itu salah satu keistimewaan bulan Ramadhan adalah pada bulan ini terdapat satu malam yang lebih mulia dari seribu malam yaitu malam Laillatul Qodar. Walaupun sebenarnya setiap hari pada bulan Ramadhan juga memiliki keutamaan-keutamaan yang penuh dengan ridho Allah SWT.

Pada 10 hari pertama bulan Ramadhan Allah SWT memberikan rahmat  dan limpahan pahala dari berbagai amalan yang kita lakukan selama puasa. Fase-fase 10 hari pertama Ramadhan memang merupakan fase terberat dan tersulit karena merupakan fase peralihan dari kebiasaan pola makan normal menjadi harus menahan lapar dan haus mulai dari subuh hingga magrib.

FASE 10 hari pertama bulan Ramadhan telah berhasil kita lewati. Maka pada 10 hari kedua Ramadhan ini kondisi tubuh kita sudah lebih terbiasa dengan aktivitas berpuasa.

Pada fase kedua atau fase 10 hari kedua Ramadhan inilah Allah membukakan pintu magfirah atau ampunan yang seluas-luasnya.

Dilansir dari Islampos, dalam hadist bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Awal bulan Ramadhan adalah Rahmah, pertengahannya Maghfirah dan akhirnya Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka).”

Jadi, pada  10 hari kedua bulan Ramadhan inilah sebaiknya kita memperbanyak doa serta memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa-dosa yang telah kita lakukan di masa lalu agar diampuni dan dibebaskan dari hukuman.

Perbanyaklah melakukan sholat malam, berdoa , tilawah quran, dan berdzikir karena pada 10 hari kedua Ramadhan ini, dengan tulus dan bersungguh-sungguh serta bertobat dari hati yang terdalam Insya Allah pasti mendapatkan ampunan-Nya.

tidak terasa sampai adzan maghrib pun berkumandang kami semua keluar membatalkan puasa dengan mencari ta’jil yang sudah disiapkan oleh tuan rumah setelah itu kami sholat jama’ah berjamaah. baru kami berbuka bersama ditempat duduk yang sama, senang gembira dan penuh dengan cjaranda tawa, itulah yang saya rasakan bersama dengan adek2 rombongan (wes poko’e isine gojlok2an tok sampek ngakak) afi tipe suka ngomong cuwawak berhubung sariawan sedikit dia bicara saya pancing ternyata tambah nemen guyone. purti anaknya pendiam meskipun demikian saya pancing-pancing untuk sama-sama guyonan (malah dia tersipu malu). ketiga anak laki-laki tersebut memang suka guyon saya pancing untuk moyo’i mereka pacaran sama afi dan puti (cinlok) emang ustade gendeng… heheh 🙂 guyon. akhirnya kita semua jadi akrab jika ketemu lagi sering sapa aja. karena saya dak mau dianggap sok suci dengan gelar ustad. 

pulang dari buber saya sempatkan untuk membagikan surat kepada warga meskipun kondisi tubuh ini capek banget karena kapan lagi saya bisa berjuang membatu warga yang semangat untuk tadarus tapi tak ada konsumsi sama sekali (lak maaales se dadine) dan saya sempatkan juga untuk membaca beberapa MAQRO’ dalam al-Qur’an. di akhir tadarus saya sempatkan untuk silaturrahim dengan ibu (rit) sambil nyedot rokok.

kini saya dengan DIA (A) sekarang sudah mulai akrab lagi, dikarenakan saya dak mau juga terus-terusan musuhan sama DIA (A) karena aq juga sangat menyayanginya cuman egoQ masih belum nerima DIA (A) sepenuhnya karena kejadian kemaren DIA (A) sering menyakitiQ. mungkin untuk saat ini pola pikir yang dulu harus saya rubah menjadi yang sekarang saya pikirkan. kebaikan orang yang kita sayang akan mudah meniru jejak kita, oleh karena itu merubah diri sendiri menjadi yang terbaik orang lain akan mengikuti jalan kita, itulah hukum kehidupan jangan hanya pinter ngomong kalau tidak bisa melaksanakan, kita harus seimbang amalan/tingkah laku harus sesuai dengan ucapan atau lebih baik tingkah laku kita yang baik daripada banyak omong. pepatah bilang TONG KOSONG NYARING BUNYINYA BANYAK BICARA DANGKAL ILMUNYA. wahai saudara “khoirun naas anfauhum linnaas” sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lain. sebar tan tebar kebaikan dimuka bumi ini jangan membuat onar insyaallah hidup kita dicukupi oleh ALLAH. YAKIN ITU.

trimakasih Ya Allah hari ini saya bisa makan enak nikmat dalam suasana yang menyenagkan, bergabung dimushollah serta dimasyarakan juga nyaman, bersama ibu (rit) dan DIA (A) penuh dengan rasa optimis, tidur pun nyenyak.

YA ALLAH terimalah segala amal kebajikan dan ampuni kesalahan orang muslim dijagat raya ini.

YA ALLAH yang hari ini dak puasa karena sakit sembuhkanlah, yang hari ini dak puasa karena nafsu sadarkanlah, yang hari ini dan puasa karena kesenangan dunia berikanlah hidayah, karena ENGKAU MAHA ROHMAN ROHIM…

AMIIIN…

Iklan

About ahmad

saya dilahirkan dilamongan tepatnya di ds wonorejo dsn lengkong Rt1 Rw1, kec glagah kab Lamongan. saya juga merupakan Mahasiswa IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA. yang terakhir saya ucapkan terimakasih kepada kedua urangtuaku, saudara-saudaraku, guru-guruku yang telah membimbing dan menyayangiku. dan taklupa pula kepada teman-taman yang selalu ada ketika kesedihan menimpaku. pesanku" jadilah dirimu bunga melati yang memberikan keharuman disetiap orang yang lewat" "sebaik-baik umat adalah yang bermanfaat bagi orang lain"

Posted on Juli 29, 2013, in MY live. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: