Category Archives: Power SYAIR Motivation

Kapan Nikah ???

Nikah

KALAU DITANYA KAPAN NIKAH

 

Kalau ditanya kapan nikah jawabannya gini : .

“Iyah..nanti yah aq kan sekarang lagi ngumpulin uang buat ngelamar kamu”

.

” iyah..nanti yah kalau udah waktunya aku pasti datang ngelamar kamu?”

.

“sabar yh..nunggu aq lulus dulu”

.

“aku kan belum punya kerjaan / diangkat jadi pegawai tetep”

.

“orang tua aku belum ngizinin aku nikah..”

.

dan alasan lainnya..

.

Hmmm..harusnya ketika dia bilang mau serius itu waktu dia udah berani buat melangkah..Kalau cuma ngumbar janji aja itu tandanya belum siap..atau cuma pengen ngetag kmu dulu…=D

.

Kalau ditanya siapnya kapan juga bingung?kalau dia beneran serius, bakal bilang harinya tanggalnya bulannya bahkan taunnya mau ngelamar..Tapi kalau minta kamu nunggu bertaun taun itu mah g kasian aja sama yang nunggunya..kenapa harus ngomong sekarang, knapa g nanti aja klo udah siap? =’D

.

Sedangkan kita g pernah punya ukuran kapan seseorang dibilang siap buat nikah..”Apa setelah punya mobil, rumah, atau gaji sekian” .

Lagipula g ada kan cara mengukur kesiapan?

.

Ga ada orang yang benar benar siap untuk menikah..Namun yang ada mereka terus menyiapkan diri selama menjalani pernikahan.

.

Kesiapan diri bisa dibangun perlahan lahan setelah menjadi seorang suami/istri…Belajar menerima kekurangan pasangan..Sama sama belajar menyempurnakan…

.

Menikahlah maka engkau akan mapan

bukan mapanlah sebelum kamu menikah..=)

.

Masih ragu dengan janji Allah untuk hamba hambaNya yang menikah?yu disegerakan untuk menjaga kesucian diri.

 

Universitas Kehidupan

Universitas Kehidupan

Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS
Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR
Jika setiap doa kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR.

Seorang yang dekat dengan Tuhan, bukan berarti tidak ada air mata
Seorang yang taat pada Tuhan, bukan berarti tidak ada kekurangan
Seorang yang tekun berdoa, bukan berarti tidak ada masa sulit
Biarlah Tuhan yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Dia tahu yang tepat untuk memberikan yang terbaik.

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN
Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN.

Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN
Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN
Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAHAN HATI.

Tetap semangat….
Tetap sabar….
Tetap tersenyum…..
Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN

TUHAN menaruhmu di “tempatmu” yang sekarang, bukan karena “KEBETULAN”
Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan
MEREKA di bentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA.

[Disadur dari Buku “Sepatu Dahlan Iskan”]

Belajar dari Alam

➫ Dari air kita belajar
ketenangan.
➫ Dari batu kita belajar
ketegaran.
➫ Dari tanah kita belajar
kehidupan.
➫ Dari kupu-kupu kita
belajar merubah diri.
➫ Dari padi kita belajar
rendah hati.
➫ Dari Allah kita belajar
kasih sayang yang sempurna.

➫ Melihat keatas
memperoleh semangat untuk maju.
➫ Melihat kebawah
bersyukur atas semua yang ada.
➫ Melihat kesamping
semangat kebersamaan.
➫ Melihat kebelakang
sebagai pengalaman
berharga.
➫ Melihat ke dalam untuk introspeksi diri.
➫ Melihat ke depan untuk jalan lebih baik

➫ Dari kegagalan kita
belajar keberhasilan..
➫ dari kekalahan kita
belajar kemenangan..
➫ Dari kejujuran kita
belajar kesuksesan..
➫ INILAH KEHIDUPAN

SUBHANALLAH…

Semoga ALLAH senantiasa membimbing kita menuju kebahagiaan hidup yang hakiki, yang berakal, berakhlak, dan berbudi pekerti mulia seperti yang dicontohkan oleh baginda kita, Rasulullah Muhammad Saw. aamiin..

Renungan Sunyi + Galau

Hanya jika anda tahu….
(bacalah selagi sempat)

Matahari TANPA sinar tidak layak disebut matahari, DEMIKIAN juga dengan diri kita.
Kita adalah MATAHARI yang seharusnya memancarkan sinar, SEKALIPUN mendung kelabu menutupi pandangan orang UNTUK melihat keindahan cahaya kita.

“BUKAN karena hari ini INDAH kita BAHAGIA, tapi karena kita BAHAGIA maka hari ini menjadi INDAH”

BUKAN karena tidak ada “RINTANGAN” kita menjadi “OPTIMIS”, tapi karena kita “OPTIMIS” maka “RINTANGAN” menjadi tidak terasa.

BUKAN karena “MUDAH”, kita “YAKIN BISA”. Tapi karena kita “YAKIN BISA” maka semuanya JADI “MUDAH”.

BUKAN karena semua “BAIK” maka kita “TERSENYUM”,
tapi karena kita “TERSENYUM” maka semua menjadi “BAIK”.

BUKAN karena kita mengucap “SYUKUR” maka “KEBAHAGIAAN” terasa dekat. Tapi “BERSYUKURLAH” maka “KEBAHAGIAAN” senantiasa dekat.

Tidak ada hari yang menyulitkan kecuali kita “SENDIRI” yang membuatnya menjadi “SULIT”.

JANGAN pernah mengeluh dengan adanya “KESULITAN”, karena “KESULITAN” lah yang telah BIKIN kita lebih BAIK dan KUAT dari sebelumnya.

Sesungguhnya KUNCI sukses dalam hidup ini adalah SELALU mengucap syukur.

UMUR = ES

“Sukses tak diukur dari posisi yang dicapai seseorang dalam hidup, tapi dari kesulitan-kesulitan yang berhasil diatasi ketika berusaha raih sukses.”

“Bila Kamu mengisi hati kamu,
Dengan penyesalan untuk masa lalu,
Dan kekhawatiran tuk masa depan,
Kamu tak memiliki hari ini tuk kamu syukuri.

Jika kamu berpikir tentang hari kemarin, tanpa rasa penyesalan, dan hari esok tanpa rasa takut, berarti kamu sudah berada dijalan yang benar menuju sukses.”

Umur itu seperti batu es, dipakai atau tidak dipakai akan tetap mencair, begitu juga dengan umur, digunakan atau tidak digunakan umur kita akan tetap berkurang.

INTInya: selagi kita masih hidup, lakukanlah kebaikan sebanyak mungkin.

“Impian adalah titik awal keberhasilan. Tapi, hanya titik awal. Bermimpi saja tidak cukup untuk bisa berhasil. Kerja keras tetap diperlukan.”

“Hujan besar itu seperti tantangan hidup. Tak perlu memohon supaya hujan berhenti, tetapi cukup sediakan payung yang kuat dan besar.”

“Hubungan tanpa saling percaya adalah seperti mobil tanpa bensin; hanya bisa berada di dalamnya, tanpa bergerak ke mana-mana.”

“Ingat, rezeki tidak selalu datang dibungkus dengan kain sutra. Terkadang, rezeki itu datang dibungkus dengan koran bekas.”

Rela Melepasnya

Jangan tangisi mereka yg meninggalkanmu
demi orang lain. Jika mereka cukup bodoh
melepasmu, kamu harus cukup pintar melupakannya.

Setiap org punya masalah. Lebih baik mencari solusi masalahmu daripada membandingkan masalahmu dengan orang lain.

Kadang kamu bertemu seseorang yg sangat berarti dlm hidupmu hanya tuk menyadari pada akhirnya kamu harus melepaskannya.

Pikirkan apapun yang akan kamu ucapkan.
Karena setiap ucapan yang keluardari mulutmu, tak akan bisa kamu tarik kembali.

Cintai apapun yang ada didunia dengan sewajarnya. Karena apapun yangada di dunia tak ada yang abadi.

Belajar memahami bahwa tak semua keinginan bisa terpenuhi, barang kali obatterbaik tuk mencegah kecewa dan sakit hati.

Jangan pernah menyepelekan apapun yang telah kamu miliki, karena mungkin yang kamu miliki itu sangat diinginkan oleh orang lain.

Selalu lakukan kebaikan dengan cara terbaik.
Karena dengan cara itulah kedamaian akan tercipta.

Renungan tentang Masalah

::- Renungan tentang Masalah -::

Sahabat sekalian…

Menjalani kehidupan ibarat kita berlayar di lautan bebas.
Kadang airnya tenang, kadang bergelombang.
Kadang airnya surut, kadang airnya pasang.
Kadang ombak mengalun lembut, kadang menerjang.
Kadang angin berhembus pelan, kadang teramat kencang.
Kadang bertemu batu karang kecil, kadang besar.
Itulah roda kehidupan. Berputar dan terus berputar.

Hidup tak akan luput dari masalah.
Bahkan masalah kadang bagai makanan sehari-hari.
Masalah satu belum selesai, datang masalah baru.
Luka lama belum sembuh, sudah datang luka baru.

Saat tengah dirundung masalah, dunia seakan begitu sempit.
Waktu pun berputar begitu lambat dan lama.
Mentari pagi yang cerah tak mampu menghangatkan jiwa.
Embun pagi tak mampu melembutkan hati.
Gundah gulana dan gelisah pun membahana.
Sarapan lezat tak mampu dinikmati.
Teh manis hangat terasa seperti basi.
Segala yang indah bagai tertelan bumi.
Semuanya pergi dan seakan tak mungkin kembali.

Aku tak boleh pasrah dengan keadaan ini.
Aku tak boleh kalah.
Aku tak boleh menyerah.
Aku harus hadapi semua masalah.

Ya Allah…
Bantulah aku untuk selesaikan masalah satu demi satu.
Meski rasanya aku tak akan mungkin mampu.
Namun pilihanku hanya DUA:
1. Hadapi masalah lalu selesaikan.
2. Lari dari masalah lalu menyerah.

Tentu saja ku harus mengambil pilihan pertama.
Aku tak boleh kalah dan menyerah.
Meskipun sejuta masalah hadir bagai air bah.
Aku memang manusia lemah.
Dan aku tak akan mampu hadapi semuanya sendiri.
Dengan segala kelemahan dan kekurangan diri.

Ku terhenyak sejenak dalam pikirku.
Ku tercenung khusyuk dalam dzikirku.
Hatiku pun luruh dalam kepasrahan yang dalam.
Sadarku pun mengemuka.
Aku manusia biasa yang berlumuran salah dan dosa.
Bagaimana mungkin aku mampu hadapi masalahku.
Bila aku tak meminta pertolongan Penciptaku.

Yakinku pun bertambah dan bertambah.
Allah seakan hadir bersama cinta-Nya yang indah.
Allah seakan hadir bersama duka dan bahagiaku.
Hingga aku pun jatuh bersimpuh ke hadirat-Nya.
Dalam kepasrahan dan kebergantunganku sebagai seorang hamba.

Ya Allah, walau masalahku sebesar batu karang.
Namun kuyakin karunia-Mu seluas lautan.
Mahasuci Engkau ya Rabb.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkanmu, tetapi jika Allah membiarkan kamu ( tidak memberi pertolongan), maka siapa yang dapat menolongmu setelah itu? Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang Mukmin bertawakal.” (QS. Ali ‘Imraan: 160)

Semoga kita bisa mengambil pelajaran dan mengamalkannya. Aamiin.

UNTUK CALON JODOHKU

..UNTUK CALON JODOHKU…

Tatkala hati rindu akan kasih sayang seorang insan…
Janganlah terlalu berharap balasan dari dirinya..

Namun berharaplah kepada Allah..
Kerana hati setiap insan ada dalam genggaman Allah.
Sehingga hanya Allah lah yang mampu membolak balikkan hati
dari benci menjadi sayang…

demikian pula sebaliknya..
Dengan berharap kepada Allah hati yang rapuh menjadi kuat…
Hati yang galau menjadi tenang..
Hati yang risau menjadi
tentram…

Teruslah istiqomah dalam kebaikan,
Agar Allah memilihkan yang baik pula untuk menjadi
teman seperjuangan kita..

Ya Allah,, andai dia Engkau takdirkan menjadi jodohku,
Satukan hatinya dan hatiku dalam pernikahan yang barokah..

Namun bila dia bukan Engkau ciptakan menjadi jodohku,
Beri kami jalan yang terbaik agar tidak saling menyakiti..

Aamiin . . .

nikah

 

Orang yang Beruntung

Orang yang Beruntung Menurut Ibnu Qoyyim :

Pertama : Tambah ilmu, tambah rendah hati dan
rasa kasih sayangnya.

Kedua: Tambah amal, tambah pula rasa takut dan
kehati-hatianny a dalam melaksanakan perintah Allah.

Ketiga: Tambah usia, berkurang ambisi-ambisi
keduniawiannya.

Keempat: Tambah harta, tambah dermawan

Kelima: Tambah kedudukan, tambah dekat pada manusia

only3

Ya Allah Ajari Aku

Ajari aku IKHLAS untuk dapat merelakan
Ketika aku harus KEHILANGAN..

Ajari aku SABAR untuk bisa menerima
Ketika hatiku TERLUKA..

Ajari aku TEGAR menghadapi semuanya
Ketika aku dalam UJIAN..

Ajari aku tuk tetap TERSENYUM menyembunyikan segalanya
Ketika aku dalam MASALAH..

Ajari aku untuk bisa BERSYUKUR atas segala nikmat yang kuterima
Ketika kutengah BAHAGIA..

Ajari aku ARTI Ikhlas dan Ridha atas segala yang telah ENGKAU tetapkan..

Aamiin Yaa Rabbal’Alamiin

KESUKSESAN…. (dunia & akhirat)…

KESUKSESAN…. (dunia & akhirat)…

tidak ada yang datang dengan serta merta

KESUKSESAN harus melalui suatu PROSES…
PERJUANGAN adalah suatu PROSES
KESEDIHAN adalah suatu PROSES
PENDERITAAN adalah suatu PROSES
KETIDAKNYAMANANadalah suatu PROSES
KEGAGALAN adalah suatu PROSES

Dan ingat…
KESABARAN adalah SYARATnya
KEIKHLASAN adalah NYAWAnya
Dan RASA SYUKUR adalah OBATnya

CINTA BEDA USIA

CINTA BEDA USIA

Bila cinta beda usia
Menjadi sebuah dilema
Apa yang harus ku lakukan
Haruskah cinta dilupakan

Terlanjur ku mencintainya
Terlanjur rindu bergemuruh di dada
Hati pun telah terikat
Jiwa pun terpesona kuat

Meski usianya lebih muda
Namun penuh kasih dan cinta
Dia pun tunjukan sikap dewasa
Baik budi pula pekertinya

Mengapa beda usia jadi masalah
Bila cinta telah terarah
Mengapa pula diguncingkan
Bila kasih penuh ketulusan

Berdosakah aku menyayanginya
Atau hinakah cinta beda usia
Bukankah cinta suci adanya
Tak kenal umur dan juga kasta

Jika kita ingin pasangan yang baik maka kita harus terlebih dahulu menjadi pribadi yang baik.

Hanya Allah Sang Maha Cinta

======================================================

556348_250169238467024_505085422_n

★ Jika ketampanan wajah yang jadikan senjata laki2 untuk memikat hati kaum wanita.
◆ Maka jangan menyesal jika suatu saat dia akan berpaling kepada yang lebih tampan.

★ Jika kekayaan harta yang dijadikan senjata laki2 untuk memikat hati kaum wanita.
◆ Maka jangan menyesal jika suatu saat dia akan berpaling kepada yang lebih kaya.

★ Jika kedudukan dan jabatan yang dijadikan senjata laki2 untuk memikat hati kaum wanita.
★ Maka jangan menyesal jika suatu saat dia akan berpaling kepada yang lebih tinggi jabatannya.

★ Dan jika rayuan-rayuan manis yang dijadikan senjata laki2 untuk memikat hati kaum wanita.
◆ Maka jangan menyesal jika suatu saat dia akan berpaling kepada yang lebih pintar merayunya.

●● Akan jauh lebih baik,Jika hati wanita dipikat dengan baju ketakwaan dalam beragama.

●●Akan jauh lebih baik,Jika hati wanita dipikat dengan kesopanan dalam bertutur kata.

●● Akan jauh lebih baik,Jika hati wanita dipikat dengan keramahan budi pekerti dalam kesehariannya.

●● Akan jauh lebih baik,Jika hati wanita dipikat dengan kemulian akhlak dalam pergaulan.

★★ Dan jika hal itu yang dijadikan senjata oleh laki2,
◆ Maka setiap wanita akan lebih memegang dan menjaga nilai
sebuah kesetiaan.
◆ Maka setiap wanita akan senantiasa berusaha untuk selalu patuh dan taat pada imamnya.
◆ Maka setiap wanita akan merasa telah dimuliakan oleh kaum
laki2.

★ Dan itulah sebenarnya keinginan kaum wanita.
Yaitu,

☆ Didampingi seorang laki-laki yang akan mampu menasehati.
☆ Didampingi seorang laki-laki yang akan mampu membimbing.
☆Didampingi seorang laki-laki yang akan mampu mendidik.
☆ Didampingi seorang laki-laki yang akan mampu membawa kaum wanita menuju Ridha_Nya

♥♥ Sungguh tidak akan pernah terlukiskan betapa bahagianya kaum wanita jika kaum laki2 benar2 memperlakukan mereka
seperti itu. AMIN…

Sudut Pandang

Melihat ke atas : memperoleh  semangat untuk maju.

Melihat ke bawah : bersyukur atas semua yg ada.

Melihat ke samping : semangat kebersamaan.

Melihat ke belakang : sebagai pengalaman berharga.

Melihat ke dalam : untuk instropeksi &

Melihat ke depan : untuk menjadi lebih baik …

Dari air kita belajar ketenangan…..

Dari batu kita belajar ketegaran…..

Dari tanah kita belajar kehidupan…..

Dari kupu-kupu kita belajar merubah diri…..

Dari padi kita belajar rendah hati…..

Dari TUHAN kita belajar tentang kasih yang sempurna.

Tangisan CINTA

Jika aku punya salah padamu katakanlah..
Jika kamu kecewa padaku sebutkan..
Agar aku bisa merubah sikapku..
Agar aku bisa membuatmu bahagia..

Untuk pendewasaan diri kita..
Untuk ketahanan cinta kita..

Tapi…
Jangan kau buat aku sakit dengan sikap ke egoisanmu..
Ku akui aku cemburu..
Aku tidak mau melihat kamu tersenyum saat dihibur oleh orang lain..
Aku tidak mau melihat kamu tertawa berbagi kesenangan dengan orang lain..
Karna aku masih sanggup membuatmu tersenyum dan tertawa dengan caraku sendiri..

Ketahuilah sayang..
Cemburu itu perlu..
Tapi…
Cemburu bisa jadi peluru..
Mungkin saat ini kau masih bisa tertawa..
Tapi kau akan menangis saat aku pergi menjauhimu..

IJINKAN AKU MENIKAH TANPA PACARAN

 

=|• ‘‘Tidak Pacaran Itu Hebat’’ •|=-

1098444_647029855316684_1566392546_n

• Tidak pacaran nggak bakalan mumet. Malah bikin diri menjadi hebat.

• Tidak pacaran nggak bakalan kiamat. Malah bikin diri menjadi terhormat.

• Tidak pacaran nggak bakalan nelangsa. Malah bikin hidup menjadi mulia.

• Tidak pacaran nggak bakalan berduka. Malah bikin hati merasa bahagia.

• Tidak pacaran nggak bakalan galau. Malah bikin akhlak tetap indah berkilau.

• Tidak pacaran nggak berarti tak laku. Malah itu bukti kemuliaan dalam berprilaku.

Cerita MOTIVASI IBU PADA ANAKNYA

CALON ISTRIKU BELUM BISA MASAK

Bu…, Calon Isteriku Belum Bisa Masak..

Di Subuh yang dingin…ku dapati Ibu sudah sibuk memasak di dapur.

“Ibu masak apa? Bisa ku bantu?”

“Ini masak gurame goreng. Sama sambal terong kesukaan Ayah” sahutnya.

“Alhamdulillah.. mantab pasti.. Eh Bu.. calon istriku sepertinya dia belum bisa masak loh…”

“Iya terus kenapa..?” Sahut Ibu.

“Ya tidak kenapa-kenapa sih Bu.. hanya cerita saja, biar Ibu tak kecewa, hehehe”

“Apa kamu pikir bahwa memasak, mencuci, menyapu, mengurus rumah dan lain lain itu kewajiban Wanita?”

Aku menatap Ibu dengan tak paham.

Lalu beliau melanjutkan, “Ketahuilah Nak, itu semua adalah kewajiban Lelaki. Kewajiban kamu nanti kalau sudah beristri.” katanya sambil menyentil hidungku.

“Lho, bukankah Ibu setiap hari melakukannya?”

Aku masih tak paham juga.

“Kewajiban Istri adalah taat dan mencari ridho Suami.” kata Ibu.

“Karena Ayahmu mungkin tidak bisa mengurusi rumah, maka Ibu bantu mengurusi semuanya. Bukan atas nama kewajiban, tetapi sebagai wujud cinta dan juga wujud Istri yang mencari ridho Suaminya”

Saya makin bingung Bu.

“Baik, anandaku sayang. Ini ilmu buat kamu yang mau menikah.”

Beliau berbalik menatap mataku.

“Menurutmu, pengertian nafkah itu seperti apa? Bukankah kewajiban Lelaki untuk menafkahi Istri? Baik itu sandang, pangan, dan papan?” tanya Ibu.

“Iya tentu saja Bu..”

“Pakaian yang bersih adalah nafkah. Sehingga mencuci adalah kewajiban Suami. Makanan adalah nafkah. Maka kalau masih berupa beras, itu masih setengah nafkah. Karena belum bisa di makan. Sehingga memasak adalah kewajiban Suami. Lalu menyiapkan rumah tinggal adalah kewajiban Suami. Sehingga kebersihan rumah adalah kewajiban Suami.”

Mataku membelalak mendengar uraian Bundaku yang cerdas dan kebanggaanku ini.

“Waaaaah.. sampai segitunya bu..? Lalu jika itu semua kewajiban Suami. Kenapa Ibu tetap melakukan itu semuanya tanpa menuntut Ayah sekalipun?”

“Karena Ibu juga seorang Istri yang mencari ridho dari Suaminya. Ibu juga mencari pahala agar selamat di akhirat sana. Karena Ibu mencintai Ayahmu, mana mungkin Ibu tega menyuruh Ayahmu melakukan semuanya. Jika Ayahmu berpunya mungkin pembantu bisa jadi solusi. Tapi jika belum ada, ini adalah ladang pahala untuk Ibu.”

Aku hanya diam terpesona.

“Pernah dengar cerita Fatimah yang meminta pembantu kepada Ayahandanya, Nabi, karena tangannya lebam menumbuk tepung? Tapi Nabi tidak memberinya. Atau pernah dengar juga saat Umar bin Khatab diomeli Istrinya? Umar diam saja karena beliau tahu betul bahwa wanita kecintaannya sudah melakukan tugas macam-macam yang sebenarnya itu bukanlah tugas si Istri.”

“Iya Buu…”

Aku mulai paham,

“Jadi Laki-Laki selama ini salah sangka ya Bu, seharusnya setiap Lelaki berterimakasih pada Istrinya. Lebih sayang dan lebih menghormati jerih payah Istri.”

Ibuku tersenyum.

“Eh. Pertanyaanku lagi Bu, kenapa Ibu tetap mau melakukan semuanya padahal itu bukan kewajiban Ibu?”

“Menikah bukan hanya soal menuntut hak kita, Nak. Istri menuntut Suami, atau sebaliknya. Tapi banyak hal lain. Menurunkan ego. Menjaga keharmonisan. Mau sama mengalah. Kerja sama. Kasih sayang. Cinta. Dan Persahabatan. Menikah itu perlombaan untuk berusaha melakukan yang terbaik satu sama lain. Yang Wanita sebaik mungkin membantu Suaminya. Yang Lelaki sebaik mungkin membantu Istrinya. Toh impiannya rumah tangga sampai Surga”

“MasyaAllah…. eeh kalo calon istriku tahu hal ini lalu dia jadi malas ngapa-ngapain, gimana Bu?”

“Wanita beragama yang baik tentu tahu bahwa ia harus mencari keridhoan Suaminya. Sehingga tidak mungkin setega itu. Sedang Lelaki beragama yang baik tentu juga tahu bahwa Istrinya telah banyak membantu. Sehingga tidak ada cara lain selain lebih mencintainya.

TENTANG JODOH

TENTANG JODOH

Kalau dia benar mencintaimu, dia takkan mengkhianatimu.
Kalau dia benar menyayangimu, dia rela berpisah demi kebaikanmu.
Kalau dia benar setia padamu, ia takkan menduakanmu.

Karena masalah jodoh, bukan masalah seberapa tampan atau cantik dirinya.
Bukan seberapa kaya dan terkenal dirinya,
Atau seberapa dekat kau dengannya.

Tapi jodoh adalah masalah kecocokan jiwa.
Dan kesiapan untuk hidup bersama dalam suka dan duka.
Menerima kelebihannya, juga memaklumi kekurangannya.

Bukan titik yang menciptakan tinta. Tapi tintalah yang menyebabkan titik. Bukan cinta yang membuat jadi cantik, tapi karena cintalah ia terlihat cantik.

Moga, yang sedang dalam penantian diberikan keistiqomahan dan sikap positif. Sehingga jika tiba saatnya, moga Allah berikan dia yang akan setia menjadi pendamping hidupmu. Aamiin